Fakta Menarik Magnet Terbesar Di Dunia

Fakta Menarik Magnet Terbesar Di Dunia, Medan magnet ini pada dasarnya menarik benda feromagnetik seperti besi, nikel, dan kobalt ke arahnya. Meski tak terlihat, medan magnetnya merupakan ciri magnet yang paling menentukan.
Magnetisme bukan hanya gaya tarik kecil yang menarik yang menarik benda besi, mungkin ini adalah gaya terbesar yang membuat kita tetap hidup. Secara teknis, magnet adalah benda yang menciptakan medan magnet.
Historis
Legenda mengatakan bahwa seorang gembala dari Crete (Yunani) bernama Magnes adalah orang pertama yang menemukan batu-batu magnetik ini saat ujung besi stafnya ditarik ke arah batu saat ia melewatinya. Selanjutnya, batu-batu ini dinamai lodestones, dan kemudian disebut magnetites, mungkin setelah Magnes sendiri.
Perangkat yang menggunakan teknologi semikonduktor yang begitu umum akhir-akhir ini, tidak bisa digunakan tanpa komponen magnetiknya. Magnet yang paling awal disebut sebagai lodestone atau magnetite.

Salah satu kekuatan alami pertama yang ditemukan manusia kemungkinan besar adalah magnetisme, walaupun potensi penuh dari sifat zat magnetik baru-baru ini direalisasikan.
Ahli bedah India kuno, Sushruta mempelopori penggunaan magnet dalam operasi, c. 500 SM.
Ilmuwan Yunani, Archimedes adalah orang pertama yang menggunakan magnet. Ceritanya berlanjut bahwa ia memungkinkan kapal-kapal musuh tenggelam dengan menggunakan batu-bata untuk menarik kukunya dari besi yang digunakan di tubuh kapal.
Penggunaan Lodestone
Di masa lalu, lodestone digunakan oleh pelaut sebagai bantuan untuk navigasi. Mereka telah menemukan bahwa ketika mereka mengganti sepotong magnetit dengan benang, ia selalu menunjuk ke arah utara-selatan.

Karakteristik Magnet

Semua magnet memiliki medan magnet, dengan setiap magnet meresponsnya.
Tesla adalah nama unit yang digunakan untuk mengukur kekuatan magnet. Unit ini dinamakan demikian untuk menghormati salah satu ilmuwan paling produktif abad ke-20, Nikola Tesla.
Logam seperti besi, nikel dan kobalt membentuk magnet.
Medan magnet membentang di area terbatas, oleh karena itu seseorang perlu mendorong benda yang dekat dengan magnet untuk mengamati pengaruhnya.

Jenis Magnet

1.           Permanen dan,
2.           Induced.
Zat yang secara permanen dimagnetisasi dikenal sebagai magnet permanen. 
Magnet yang diinduksi adalah magnet yang kemudian dimagnetisasi saat dibawa ke tempat yang dekat dengan magnet permanen. Misalnya, jika Anda menggunakan magnet untuk mengambil pin, pin juga akan menjadi magnet, dan bisa mengambil pin lainnya. Namun, begitu magnet permanen dilepaskan, pin akan kehilangan sifat magnetiknya.
Magnet terbesar yang kita ketahui, adalah planet Bumi kita, dengan Kutub Utara dan Kutub Selatannya sendiri.
Setiap ujung sepotong magnet disebut sebagai tiang, di mana magnetisme tampak paling kuat.
Kutub Magnet
Hewan dan burung memanfaatkan medan magnet bumi dengan sangat baik untuk menemukan arahan.
Bila sepotong baja atau besi yang tidak dilapisi ditempatkan di samping magnet, benda itu menjadi magnet. Ini karena molekulnya sejajar dengan arah utara-selatan.
Benda dasar magnet adalah, seperti kutub yang menolak, dan kutub berlawanan menarik.
Setiap magnet, bila dipotong menjadi dua bagian, akan membentuk magnet individu, masing-masing dengan kutub masing-masing
Kompas magnetik bekerja sesuai dengan medan magnet bumi untuk mengarah ke utara, memungkinkan pengguna untuk menentukan arah.
terapi magnet atau magnoterapi diyakini bermanfaat bagi orang-orang yang menderita berbagai penyakit seperti Spondylitis, Osteoarthritis, Prostatitis dll.
Memukulkan magnet dapat mengakibatkan demagnetisasi karena molekul kehilangan keselarasan utara-selatan dan diatur dengan kutub ditempatkan secara acak di berbagai arah. Efek serupa dicapai saat magnet dipanaskan untuk periode yang substansial.
Berbagai sumber


Comments