Pengertian Laser

Pengertian  Laser, Sebutan laser sebenarnya adalah akronim yang berasal dari Light Amplification oleh Stimulated Emission of Radiation. Namun, belakangan ini alih-alih menggunakannya dalam bentuk akronimnya, namun telah berubah menjadi kata benda.
Laser adalah alat yang menghasilkan sinar cahaya yang ketat dan sempit, yang koheren dan monokromatik. Cahaya yang dihasilkan darinya, oleh karena itu, sangat berbeda dengan cahaya biasa yang kita kenal.
Laser adalah alat optik yang digunakan untuk menghasilkan sinar cahaya koheren dan monokromatik. 

Sifat Dan Karakteristik Laser

Baloknya koheren, yang berarti bahwa setiap foton disinkronkan dengan foton lainnya, atau pola gelombangnya selaras satu sama lain, sehingga meningkatkan intensitas cahaya yang dipancarkan.
Hal ini juga sangat terarah, yang berarti cahaya yang dipancarkan sangat ketat, terkonsentrasi, dan kuat. Sebaliknya, cahaya dari lampu senter atau bola lampu, misalnya, terbagi dan lemah, karena cahaya yang dipancarkan tersebar di banyak arah.
Emisi yang dirangsang diperlukan untuk menciptakan tiga sifat di atas, yang tidak dapat dilakukan dengan bola lampu biasa, dimana foton dari atom dilepaskan secara acak. Padahal, ketika emisi terstimulasi tercapai, foton dipancarkan secara terorganisir.
Cahaya dari laser bersifat monokromatik, yang berarti panjang gelombang tertentu, atau warna tunggal.

Komponen Dasar Laser

Cermin yang sangat reflektif
Pada dasarnya memantulkan 100 persen cahaya dari laser.
Sebuah cermin transparan
Sebuah cermin transparan sebagian yang memungkinkan sebagian cahaya ditransmisikan melewatinya.
Media aktif
Ini bisa berupa kristal padat, gas, gelas, cairan yang dicelup, atau semikonduktor. Media aktif terdiri dari atom, elektron yang dapat distimulasi ke tingkat energi yang lebih tinggi, ketika energi dari sumber eksternal diterapkan.
Mekanisme stimulasi
Ini digunakan untuk memberi energi pada medium aktif. Mekanisme stimulasi bisa berupa kimia, listrik, optik, atau kombinasi dari semua ini.
Proses Cahaya Laser
Stimulasi diberikan ke media aktif, yang terkandung dalam rongga optik beresonansi, melalui sumber energi apapun, seperti laser lain, atau arus listrik. Energi ini diserap oleh medium, dengan partikel yang terkandung di dalamnya.
Pada mencapai ambang batas tertentu, hasil emisi yang dirangsang lebih lanjut saat cahaya menyinari media aktif, atau bukannya penyerapan, energi dilepaskan.
Rongga aktif yang beresonansi, yang merupakan bilik dengan ukuran tertentu, dilengkapi dengan cermin semi-transparan di salah satu ujungnya, dan cermin yang sepenuhnya reflektif di sisi lain.
Cermin ini menyebabkan cahaya yang terkandung di dalam ruang untuk memantul bolak-balik melalui media aktif, mendapatkan peningkatan jumlah energi setiap kali memantul dan melewati ke ujung yang lain. Bila terjadi penyamarataan efek ini, media aktif menjadi jenuh, menciptakan sinar laser, yang dipancarkan melalui cermin semi transparan.

Manfaat Dan Kegunaan Kegunaan Laser

Saat ini, digunakan di berbagai bidang, dan kegunaannya terus berkembang. Misalnya,
Digunakan dalam pengambilan dan penyimpanan data
Komunikasi
Pemotongan dan pengelasan industri
Alat pemantau polusi
Holografi,survei dan penelitian dalam fusi nuklir.
Di gunakan bidang medis
Sebagai alat pengukuran sebagai sebuah hal yang bermanfaat dalam kehidupan umat manusia .

Berbagai sumber

Comments